Operasi Vektor & Contoh soalnya

Hii semuanya!, apa kabar? Semoga baik ya

Di blog aku kali ini aku akan membahas tentang materi matematika peminatan kelas 10 lagi nih!

yuk langsung simak

Operasi Vektor beserta Contoh soalnya

Pengertian Vektor :

Vektor merupakan sebuah besaran yang memiliki arah. Vektor digambarkan sebagai panah dengan yang menunjukan arah vektor dan panjang garisnya disebut besar vektor. Dalam penulisannya, jika vektor berawal dari titik A dan berakhir di titik B bisa ditulis dengan sebuah huruf kecil yang diatasnya ada tanda garis/ panah seperti ec{v} atau ar{v} atau juga:

ec{AB}

Misalkan vektor ar{v} merupakan vektor yang berawal dari titik A(x_1,y_1) menuju titik B(x_2,y_2) dapat digambarkan koordinat cartesius dibawah. Panjang garis sejajar sumbu x adalah v_1 = x_2 - x_1 dan panjang garis sejajar sumbu y adalah v_2 = y_2 - y_1merupakan komponen-komponen vektor ar{v}.

Operasi Vektor :

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R^2

Dua vektor atau lebih dapat dijumlahkan dan hasilnya disebut resultan. Penjumlahan vektor secara aljabar dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan komponen yang seletak. Jika ec{a} = left(egin{array}{r} a_1 a_2end{array}<br/>ight) dan ec{b} = left(egin{array}{r} b_1 b_2end{array}<br/>ight) maka:

ec{a} + ec{b} = left(egin{array}{r} a_1+b_1 a_2+b_2end{array}<br/>ight)

Penjumlahan secara grafis dapat dilihat pada gambar dibawah:

penjumlahan dan pengurangan vektor

Dalam pengurangan vektor, berlaku sama dengan penjumlahan yaitu:

ar{a} - ar{b} = left(egin{array}{r} a_1-b_1 a_2-b_2end{array}<br/>ight)

Sifat-sifat dalam penjumlahan vektor sebagai berikut:

  • ar{a} + ar{b} = ar{b} + ar{a}
  • ar{a} + (ar{b}+ar{c}) = (ar{a} + ar{b}) + ar{c}

Perkalian vektor di R^2 dengan skalar

Suatu vektor dapat dikalikan dengan suatu skalar (bilangan real) dan akan menghasilkan suatu vektor baru. Jika ar{v} adalah vektor dan k adalah skalar. Maka perkalian vektor:

k.ar{v}

Dengan ketentuan:

  • Jika k > 0, maka vektor k.ar{v} searah dengan vektor ar{v}
  • Jika k < 0, maka vektor k.ar{v} berlawanan arah dengan vektor ar{v}
  • Jika k = 0, maka vektor k.ar{v} adalah vektor identitas ar{o} = ^0_0

Secara grafis perkalian ini dapat merubah panjang vektor dan dapat dilihat pada tabel dibawah:

perkalian vektor dengan skalar

Secara aljabar perkalian vektor ar{v} dengan skalar k dapat dirumuskan:

k.ar{v} = left(egin{array}{r} k.v_1 k.v_2end{array}<br/>ight)

Perkalian Skalar Dua Vektor di R^2

Perkalian skalar dua vektor disebut juga sebagai hasil kali titik dua vektor dan ditulis sebagai:

ar{a}.ar{b} (dibaca : a dot b)

Perkalaian skalar vektor ar{a} dan ar{b} dilakukan dengan mengalikan panjang vektor ar{a} dan panjang vektor ar{b} dengan cosinus 	heta. Sudut 	hetayang merupakan sudut antara vektor ar{a}dan vektor ar{b}.

Sehingga:

ar{a} cdot ar{b} = midar{a}midmidar{b}mid cos	heta

Dimana:

perkalian skalar dua vektor

Perhatikan bahwa:

  • Hasil kali titik dua vektor menghasilkan suatu skalar
  • ar{a}.ar{a} = (ar{a}^2)
  • ar{a}.(ar{b}+ ar{c}) = (ar{a} . ar{a}) + (ar{a} . (ar{c})

Vektor di R^3

Vektor yang berada pada ruang tiga dimensi (x, y, z).jarak antara dua titik vektor dalam R^3dapat diketahui dengan pengembangan rumus phytagoras. Jika titik A(x_1,y_1,z_1) dan titik B(x_2,y_2,z_2) maka jarak AB adalah:

AB = sqrt{(x_2 - x_1)^2 + (y_2 - y_1)^2 b+ (z_2 - z_1)^2}

Atau jika ar{v} = left(egin{array}{r} v_1  v_2  v_3 end{array}<br/>ight), maka

midar{v}mid = sqrt{(v_1)^2 + (v_2)^2 + (v_3)^2}

Vektor ar{AB} dapat dinyatakan dalam dua bentuk, yaitu dalam kolom ar{AB} = left(egin{array}{r} b_1 - a_1 b_2 - a_2 b_3 - a_3end{array}<br/>ight) atau dalam baris  ar{AB} = (b_1 - a_1,b_2 - a_2,b_3 - a_3). Vektor juga dapat disajikan sebagai kombinasi linier dari vektor basis ar{l}(1,0,0) dan ar{J}(0,1,0) dan ar{K}(0,0,1) berikut:

ar{v} = left(egin{array}{r} v_1 v_2 v_3end{array}<br/>ight) = v_1left(egin{array}{r} 1 0 0end{array}<br/>ight) + v_2left(egin{array}{r} 0 1 0end{array}<br/>ight) + v_3left(egin{array}{r} 0 0 1end{array}<br/>ight)

ar{v} = v_1ar{I} + v_2ar{J} + v_3ar{K}

vektor di R3

Operasi Vektor di R^3

Operasi vektor di R^3 secara umum, memiliki konsep yang sama dengan operasi vektor di R^2 dalam penjumlahan, pengurangan, maupun perkalian.

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R^3

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R^3sama dengan vektor di R^2 yaitu:

ar{a} + ar{b} = left(egin{array}{r} a_1 a_2 a_3end{array}<br/>ight) + left(egin{array}{r} b_1 b_2 b_3end{array}<br/>ight) = left(egin{array}{r} a_1+b_1 a_2+b_2 a_3+b_3end{array}<br/>ight)

Dan

ar{a} - ar{b} = left(egin{array}{r} a_1 a_2 a_3end{array}<br/>ight) - left(egin{array}{r} b_1 b_2 b_3end{array}<br/>ight) = left(egin{array}{r} a_1-b_1 a_2-b_2 a_3-b_3end{array}<br/>ight)

Perkalian vektor di R^3 dengan skalar

Jika ar{v} adalah vektor dan k adalah skalar. Maka perkalian vektor:

k.ar{v} = left(egin{array}{r} k.v_1 k.v_2 k.v_3end{array}<br/>ight)

Hasil kali skalar dua vektor

Selain rumus di R^3, ada rumus lain dalam hasil kali skalar dua vektor. Jika ar{a} = aar{I} + a_2ar{J} + a_3ar{K} dan ar{b} = b_1ar{i} + b_2ar{j} + b_3ar{k} maka ar{a}.ar{b} adalah:

ar{a}.ar{b} = (a_1b_1) + (a_2b_2) + (a_3b_3)

Contoh soal :

1.  Diketahui vektor 

a=(32), vektor b=(41),
dan vektor c=(21). Jika 2a3b+kc=(04), dengan k bilangan real,
maka nilai k adalah . . . .
A. 5
B. 3
C. 1

Terimakasi telah berkunjung

sampai ketemu di blog aku selanjutnyaaa 

wassalamualaikum Wr. Wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kontekstual yang berhubungan dengan Vektor Matematika

Pertidaksamaan Logaritma Dan Sifat - sifatnya